3. Operator Seluler akan mencari sumber pendapatan baru, setelah perang tarif voice (Smart menggratiskan penggunanya untuk komunikasi voice antar pemakai Smart), dan perang tarif SMS (bahkan ada dugaan kartel antara operator seluler mengenai penetapan harga SMS). Kemungkinan terbesar yang akan dilakukan operator adalah menggenjot penerimaan data (GPRS, 3G & 3.5G, dll) yang selama ini masih miskin konten lokal, sehingga user tidak mau menggunakan koneksi data dari ponsel-nya (dan juga lamban serta mahal). Hal ini akan berdampak terhadap bisnis content provider, dimana mereka harus bisa bersaing menciptakan konten konten baru yang lebih menarik dan mendidik.
4. Akan ada kenaikan permintaan untuk Ponsel yang menyediakan fitur TV (terlebih TV analog karena gratis), mengingat tahun 2008 akan ada Piala Eropa 2008 dan Olimpiade Beijing. Bagi para eksekutif yang mobilitasnya tinggi dan termasuk penggila sepakbola, ponsel dengan fitur HP akan memudahkan mereka, untuk menyaksikan tim kesayangannya bertanding.
5. Ponsel berkamera seharga di bawah Rp 1,5 juta akan semakin banyak, karena teknologi kamera di ponsel, biayanya sudah semakin ekonomis. Selain itu untuk ponsel ponsel high end, standard ponsel kamera-nya juga semakin meningkat, dengan resolusi 3.2 mega pixel hingga 5 mega pixel.
6. Dari semua prediksi di atas, Mobile Marketing terkena dampaknya, dan penggunaannya akan semakin luas. Meskipun masih terlalu dini untuk mengharapkan penggunaan media ponsel sebagai media komunikasi pemasaran di Indonesia, namun jumlah pengguna ponsel yang semakin meningkat, merupakan potensi besar yang cukup menggiurkan.
Happy New Year 2008………….
